SOLOK – Bupati Solok Dr. (HC) Jon Firman Pandu, S.H. menerima kunjungan Kaposko Nasional Satgas PRR Irjen Pol Wahyu Bintono Hari Bawono, S.I.K., S.H., M.H. beserta rombongan di Guest House Bupati Solok, Arosuka, Kamis (13/8).
Pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Solok dan Posko Nasional Satgas PRR dalam mendukung penanganan serta pemulihan masyarakat yang terdampak bencana.
Turut hadir unsur Forkopimda Kabupaten Solok, Asisten III Setda Kabupaten Solok Eva Nasri, S.H., M.M., Kalaksa BPBD Kabupaten Solok Khairul, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok.
Rombongan Posko Nasional Satgas PRR terdiri dari Kaposko Nasional Satgas PRR Irjen Pol Wahyu Bintono Hari Bawono, S.I.K., S.H., M.H., Anggota Anev Posko Nasional Satgas PRR Kolonel Laut (S) Dr. Daniel Setiawan, S.E., S.T., M.Tr.Opsla., M.Han., CIQnR., CIQaR., CRMP., Sesditjen Linjamsos Kementerian Sosial Beni Sujanto, A.KS., M.Si., Ir. Yosephus Nugroho selaku Pengawas Penyelenggara Urusan Pemerintahan Daerah Ahli Utama pada Inspektorat III Inspektorat Jenderal, Ario selaku Pengawas Penyelenggara Urusan Pemerintahan Daerah Ahli Pertama, serta Pratu Jainuddin Nur selaku staf Posko Nasional Satgas PRR.
Dalam sambutannya, Bupati Solok menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kaposko Nasional Satgas PRR bersama rombongan. Ia menegaskan Pemkab Solok terus berupaya memastikan penanganan dampak bencana dilakukan secara terpadu, terarah, dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Menurut Jon Firman Pandu, pemulihan pascabencana tidak sebatas membangun kembali infrastruktur yang mengalami kerusakan. Hal yang tidak kalah penting adalah memastikan masyarakat terdampak dapat kembali menjalani kehidupan secara normal.
“Pemerintah Kabupaten Solok tentu sangat mengharapkan dukungan dan sinergi dari pemerintah pusat serta seluruh pihak terkait. Dengan kolaborasi yang kuat, berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat pascabencana dapat kita selesaikan secara bersama-sama, ” ujar Bupati.
Ia menilai koordinasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat perlu terus diperkuat, termasuk bersama unsur TNI-Polri, BPBD, Kementerian Sosial, serta stakeholder lainnya.
“Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat kita yang terdampak dapat segera mendapatkan kepastian, baik dalam aspek tempat tinggal, pemulihan ekonomi maupun kebutuhan dasar lainnya, ” lanjutnya.
Bupati berharap kehadiran Posko Nasional Satgas PRR dapat memberikan penguatan terhadap berbagai langkah pemulihan yang sedang maupun akan dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Solok.
Sementara itu, Kaposko Nasional Satgas PRR Irjen Pol Wahyu Bintono Hari Bawono menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Solok yang telah menerima kunjungan tersebut.
Ia menjelaskan, kehadiran Posko Nasional Satgas PRR merupakan bagian dari upaya memperkuat koordinasi, melakukan pemantauan, serta memastikan proses penanganan dan pemulihan pascabencana berjalan sesuai kondisi dan kebutuhan masyarakat di daerah.
Menurutnya, sinergi pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat pemulihan masyarakat terdampak bencana.
“Kami datang untuk melihat secara langsung kondisi dan perkembangan di daerah, sekaligus memastikan koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dapat berjalan dengan baik. Apa yang menjadi kebutuhan di lapangan akan menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut bersama, ” ungkap Wahyu.
Kaposko Nasional Satgas PRR juga menekankan pentingnya ketersediaan data dan informasi yang akurat dari pemerintah daerah. Data tersebut diperlukan sebagai dasar dalam menentukan kebijakan, langkah penanganan, serta program pemulihan yang tepat sasaran.
Ia berharap komunikasi antara Posko Nasional Satgas PRR dan Pemerintah Kabupaten Solok dapat terus ditingkatkan sehingga berbagai kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti.
Pertemuan tersebut sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam penanganan bencana. Pemerintah daerah bersama pemerintah pusat dan seluruh stakeholder diharapkan dapat bergerak dalam satu koordinasi untuk memastikan proses pemulihan berjalan efektif.
Bagi Pemerintah Kabupaten Solok, penguatan sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan masyarakat terdampak memperoleh perlindungan, kepastian, serta dukungan pemulihan hingga dapat kembali menjalani kehidupan secara aman dan mandiri.

Updates.