Nurfirmanwansyah Dorong 74 Nagari di Kabupaten Solok Jadi Smart Village Menuju Indonesia Emas 2045

    Nurfirmanwansyah Dorong 74 Nagari di Kabupaten Solok Jadi Smart Village Menuju Indonesia Emas 2045
    Nurfirmanwansyah Dorong 74 Nagari di Kabupaten Solok Jadi Smart Village

    SOLOK – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Drs. Nurfirmanwansyah, Apt., MM, mendorong percepatan transformasi digital di 74 nagari di Kabupaten Solok melalui program Penguatan Smart Village Nagari se-Kabupaten Solok. Kegiatan yang digelar di Hotel Primer Kota Solok, Sabtu (8/8/2026), tersebut menjadi momentum memperkuat kapasitas aparatur nagari dan pelaku literasi digital dalam menghadapi perkembangan teknologi, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

    Program tersebut diikuti 100 peserta yang terdiri dari operator website dari 74 nagari se-Kabupaten Solok, serta 26 peserta lainnya dari kalangan pegiat media sosial, pendamping literasi media dan kreator digital berbasis AI.

    Kegiatan turut dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) Kabupaten Solok yang diwakili Kabid Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Yunarti Sahara, SH., MH, Wakil Rektor II Universitas Mahaputra Muhammad Yamin (UMMY) Solok Dr. Nidia Anggraini Das, SE., MM, serta Ketua Pelaksana Yendi Putra, S.Kom., M.Kom., MTA., CSCU., CEH.

    Yunarti Sahara mengapresiasi kepedulian Nurfirmanwansyah yang akrab disapa Ustad Anca terhadap pengembangan nagari di Kabupaten Solok. Menurutnya, program Smart Village sejalan dengan arah pembangunan digital Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui program Creative Hub.

    “Terima kasih banyak kepada Bapak Nurfirmanwansyah yang akrab disapa Ustad Anca karena telah menunjukkan kepedulian terhadap nagari-nagari di Kabupaten Solok. Program Smart Village ini juga sejalan dengan program Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Creative Hub. Kami berharap program ini dapat berkelanjutan dan Kabupaten Solok dapat menjadi pilot project pengembangan Smart Village di Sumatera Barat, ” ujar Yunarti.

    Ia menegaskan, digitalisasi nagari bukan sekadar penggunaan teknologi, tetapi juga menyangkut perubahan pola pelayanan masyarakat, peningkatan transparansi pemerintahan serta perluasan partisipasi publik dalam pembangunan.

    Dukungan terhadap program tersebut juga disampaikan Wakil Rektor II UMMY Solok, Dr. Nidia Anggraini Das. Ia menyatakan perguruan tinggi siap menjadi mitra strategis dalam pengembangan Smart Village sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.

    “Kami mengucapkan terima kasih kepada Ustad Anca atas kepercayaannya. Yendi Putra yang menjadi ketua pelaksana kegiatan ini merupakan salah satu dosen terbaik di UMMY Solok. Kami siap berkolaborasi karena program seperti ini merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat, ” ungkap Dr. Nidia.

    Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi dan masyarakat menjadi kunci dalam mempercepat transformasi digital di tingkat nagari. Perguruan tinggi, katanya, harus mampu memberikan kontribusi nyata terhadap kemajuan daerah melalui ilmu pengetahuan dan teknologi.

    Sementara itu, Ketua Pelaksana kegiatan, Yendi Putra, menjelaskan pelatihan dirancang untuk memberikan pemahaman praktis kepada peserta mengenai pengelolaan website nagari, literasi digital, keamanan informasi, pemanfaatan media sosial hingga penggunaan AI untuk mendukung pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat.

    “Peserta yang mengikuti kegiatan ini terdiri dari operator website 74 nagari se-Kabupaten Solok, ditambah 26 peserta dari kalangan pegiat media sosial, pendamping literasi media dan kreator digital AI. Kami ingin membangun ekosistem digital yang kuat hingga ke tingkat nagari, ” jelas Yendi.

    Ia berharap peserta mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh di nagari masing-masing. Website nagari diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai media publikasi, tetapi berkembang menjadi pusat informasi dan pelayanan masyarakat yang aktif.

    Nurfirmanwansyah menegaskan perkembangan teknologi yang semakin cepat menuntut pemerintah dan masyarakat untuk terus beradaptasi. Menurutnya, kehadiran AI merupakan bagian dari perubahan besar yang harus direspons dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

    “Hari ini perkembangan zaman bergerak sangat cepat. Kita sudah beririsan dengan AI atau kecerdasan buatan. Karena itu, kita harus mampu beradaptasi. Smart Village bukan hanya tentang memiliki website, tetapi bagaimana website nagari benar-benar menjadi instrumen pelayanan publik yang efektif, cepat, transparan dan berbasis digital, ” tegas Nurfirmanwansyah.

    Ia mengatakan digitalisasi pelayanan publik di tingkat nagari dapat memberikan berbagai manfaat, mulai dari kemudahan masyarakat memperoleh informasi, efisiensi administrasi pemerintahan, transparansi penggunaan anggaran hingga peningkatan kualitas pelayanan.

    Nurfirmanwansyah menilai nagari memiliki posisi strategis dalam transformasi digital karena menjadi pemerintahan yang paling dekat dengan masyarakat.

    “Pelayanan publik hari ini harus berbasis digital. Website nagari harus berkembang menjadi pusat layanan masyarakat, pusat informasi pembangunan, promosi potensi nagari dan ruang partisipasi warga. Dengan demikian, nagari tidak hanya mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, ” katanya.

    Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari sosialisasi Peraturan Daerah bidang pendidikan. Karena itu, peningkatan kapasitas digital masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia dan mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Solok.

    “Kita berharap IPM Kabupaten Solok terus meningkat dari tahun-tahun sebelumnya. Peningkatan IPM bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama. Pendidikan, literasi digital, kemampuan teknologi dan kualitas sumber daya manusia merupakan fondasi utama untuk menyongsong Indonesia Emas 2045, ” ujarnya.

    Menurut Nurfirmanwansyah, bonus demografi yang akan dihadapi Indonesia harus dipersiapkan sejak sekarang. Penguatan pendidikan, penguasaan teknologi dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan global menjadi modal penting untuk melahirkan generasi unggul.

    Dalam kegiatan tersebut, peserta terlibat dalam diskusi interaktif mengenai pengelolaan website nagari, pemanfaatan AI untuk pelayanan publik, penguatan literasi digital serta peluang kolaborasi antara pemerintah nagari, perguruan tinggi dan komunitas digital.

    Melalui program Penguatan Smart Village Nagari se-Kabupaten Solok, Nurfirmanwansyah berharap 74 nagari di Kabupaten Solok mampu menjadi nagari yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, memiliki pelayanan publik berbasis digital dan mampu mengoptimalkan potensi lokal melalui teknologi informasi.

    Kolaborasi DPRD, pemerintah daerah, perguruan tinggi dan masyarakat diharapkan menjadi fondasi dalam mewujudkan nagari yang cerdas, mandiri dan berdaya saing sekaligus menyiapkan sumber daya manusia Kabupaten Solok untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.

    smart village kabupaten solok nurfirmanwansyah dprd sumatera barat 74 nagari digitalisasi nagari literasi digital kecerdasan buatan ai transformasi digital ummy solok indonesia emas 2045 pelayanan publik digital nagari cerdas sumatera barat
    AmeliaRiski_JIS Sumbar

    AmeliaRiski_JIS Sumbar

    Artikel Sebelumnya

    Semarak HUT ke-81 RI, Pemkab Solok Gelar...

    Artikel Berikutnya

    Wabup Solok Apresiasi Polri Dukung Pengembangan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    BPJS Kesehatan Perkuat Layanan Jantung JKN, Kasus Cath Lab Tembus 138 Ribu
    BPJS Kesehatan Minta Anggaran Rp20 Triliun Segera Cair, Tekan Cashflow Gap JKN
    Pastikan Kejuaraan Bola Basket Berjalan Aman, Polisi Perkuat Kehadiran di Tengah Masyarakat
    Kalapas Irhamuddin Pimpin Kontrol Blok Hunian, Pastikan Situasi Tetap Aman
    Sambut Peserta Long March SMA Taruna Pelita, Pangdam Siliwangi Tekankan Disiplin dan Pantang Menyerah

    Ikuti Kami