SOLOK – Pemerintah Kabupaten Solok melaksanakan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) secara serentak di 23 nagari yang tersebar di wilayah Kabupaten Solok, Rabu (9/9). Pelaksanaan pesta demokrasi tingkat nagari tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat dalam menentukan pemimpin yang akan menjalankan pemerintahan dan pembangunan nagari ke depan.
Pemkab Solok memastikan seluruh tahapan Pilwana berlangsung aman, tertib, lancar dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Untuk memastikan proses pemungutan suara berjalan sebagaimana mestinya, jajaran pemerintah daerah melakukan monitoring langsung ke sejumlah lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Salah satu lokasi yang menjadi sasaran monitoring adalah Nagari Muaro Paneh. Monitoring dihadiri Asisten II Pemerintah Kabupaten Solok, Jefrizal, S.Pt. MT, bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Solok, Susi Sofianti Saidani, SH, MM.
Kehadiran jajaran Pemkab Solok tersebut untuk melihat secara langsung proses pemungutan suara sekaligus memastikan seluruh tahapan Pilwana berjalan sesuai aturan yang telah ditetapkan.
Asisten II Pemkab Solok Jefrizal mengatakan, Pilwana serentak merupakan momentum penting bagi masyarakat nagari untuk menentukan pemimpin yang diharapkan mampu membawa pemerintahan nagari ke arah yang lebih baik.
“Yang terpenting adalah bagaimana seluruh tahapan Pilwana dapat berjalan dengan aman, tertib dan demokratis. Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dengan baik serta tetap menjaga suasana kondusif selama proses pemilihan, ” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan Pilwana tidak hanya ditentukan oleh penyelenggara, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Sikap saling menghormati dan menjaga persatuan menjadi bagian penting agar proses demokrasi tingkat nagari berjalan dengan baik.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Solok Susi Sofianti Saidani menekankan pentingnya penyampaian informasi yang benar dan akurat selama pelaksanaan Pilwana.
Masyarakat diimbau tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Penyebaran informasi yang akurat dinilai penting untuk menjaga situasi tetap kondusif serta mencegah munculnya kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Pemkab Solok juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang turut menyukseskan pelaksanaan Pilwana serentak, mulai dari panitia pemilihan, pemerintah nagari, aparat keamanan, tokoh masyarakat hingga masyarakat yang ikut menjaga ketertiban selama proses pemilihan.
Pelaksanaan Pilwana serentak di 23 nagari diharapkan menghasilkan Wali Nagari yang mampu menjalankan amanah masyarakat, meningkatkan pelayanan publik serta bersama-sama mendorong pembangunan nagari.
Pemerintah Kabupaten Solok berkomitmen mengawal seluruh proses Pilwana agar berlangsung secara demokratis, transparan, aman dan kondusif hingga seluruh tahapan selesai.

Ibrahim